Lantai lobby Hotel Santika Premiere dipenuhi begitu banyak orang bergerombol. Walau sempat berdebat dengan penjaga registrasi lantaran saya tidak membawa undangan, akhirnya saya diperkenankan masuk karena saya adalah salah satu undangan yang akan melakukan testimoni. Acara ini cukup megah dan dengan persiapan matang. Di panggung tertulis dengan gagah "Seminar The Secret, The Spirit dan The Power of Indonesia, Kembalinya Kejayaan Nusantara". Acara ini memang diadakan dalam rangka perayaan Kebangkitan Nasional 2009 yang ditandai dengan pencanangan gerakan Revolusi Hati di Republik Ikhlas oleh Erbe Sentanu penulis buku bestseller Quantum Ikhlas.
Acara dimulai dengan naiknya 5 orang "Pejuang Ikhlas" yang akan menceritakan testimoninya dalam mempraktekkan ikhlas. Bersama saya, ada 4 orang lagi yang kisah hidupnya sungguh menginspirasi.
Seorang ibu yang juga senior lecturer di bidang komunikasi berbagi cerita ikhlas tentang kesembuhan anaknya yang sempat dirawat di ruang ICU. Setelah ia berikhlas, ternyata anaknya diberikan kesembuhan. Pun begitu ketika rumahnya menjadi korban banjir Situ Gintung yang melenyapkan banyak benda kesayangannya. Dengan berikhlas ia akhirnya merelakan semua itu, hatinya menjadi tenang dan damai. Toh semuanya milik Allah dan kembali kepadaNya. Ajaibnya, lukisan cat air kesayanngan yang sudah dipasrahkannya itu ternyata selamat dari luapan banjir. Beberapa saat setelah banjir, rekening tabungannya justru bertambah drastis yang berasal dari bantuan teman-teman sejawatnya. Bahkan ada yang memberikannya umroh gratis ke tanah suci. Subhanallah.